Uncategorized

New Energy

Posted on

Ternyata sudah 3 tahun yg lalu terakhir aku menulis di blog ini.Terkadang waktu serasa berlari terlalu cepat,bila kehidupan ini dipenuhi oleh gejolak,tiap saat kita akan bertemu tantangan hidup baru yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya.Dan waktu akan tetap berlari mengikuti iramanya sendiri,tanpa peduli problema apa yang sedang kita hadapi.

Dan kesadaranku akan egoisme sang waktulah yg memberi tenaga baru bagiku untuk kembali menyelesaikan apa yang sudah kumulai.
Sebelum tubuh ini lelah bergerak,sebelum benak ini tertimbun tantangan dan hal baru,sehingga semua kenangan yang ada akan hilang.
Berlari bersama sang waktu..

Ke Brunei Darussalam #2

Posted on

Setiba di stasiun Jatinegara,aku dibuat terkejut-kejut dengan lautan manusia yang memenuhi tempat tersebut.Tidak sesuai dengan kesan yang coba ditampilkan oleh Ismail Marzuki dalam lagu “Juwita Malam” yang diaransemen ulang oleh Slank,suasana romantisnya tidak terasa sama sekali.Sesak dan buru-buru,itulah kesan yang ada.Apalagi di pasarnya,hampir-hampir tidak ada ruang kosong,di semua tempat penuh dengan manusia.

Kedatanganku di Jakarta selain transit,adalah untuk mengurus visa dan medical check up sebagai bagian dari persyaratan masuk ke Brunei.Setiba di kedutaan besar kerajaan Brunei Darussalam,aku dihentikan oleh security saat mau masuk ke pintu gerbang,ditanya macam-macam,diperiksa dan diminta menunjukan dan ninggal KTP,bukan karena tampangku mirip teroris,tapi karena aku memasuki negara lain.Jadi ingat pelajaran Tata Negara dari Pak Pandoyo,katanya kedutaan besar merupakan “ekstra teritorial”.

Setelah selesai dengan urusan keamanan,saatnya menghadapi urusan birokrasi…(nervous).Di dalam sudah ada beberapa orang yang juga punya kepentingan yang sama denganku,mereka membawa banyak berkas TKI.Ternyata tidak semua orang yang mau masuk ke negara lain,mengurus sendiri perijinanya seperti aku,tetapi dilimpahkan kepada pihak lain.Tercium aroma eksploitasi TKI yang sangat tajam dalam ruangan ini.

Permohonan visaku ternyata harus menunggu 3 hari,padahal besok jadwal penerbanganku,aku coba meminta prosesnya dipercepat,tetapi tetap tidak bisa.Setelah ‘eyel-eyelan’,akhirnya aku diberi ijin masuk ke Brunei dengan status “social visit”.Status itu merupakan kesepakatan bilateral diantara negara-negara Asean,yang mengijinkan penduduknya masuk ke negara anggota tanpa harus memakai visa.

Tinggal menuju ketegangan baru…yaitu naik pesawat terbang!